Tulisan Berjalan

Good Readers di Power Elektro 08 Unud, Diperbolehkan Copy Paste dengan menyertakan Link Blog ini

Rabu, 19 Oktober 2011

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Pembangkit tenaga listrik yang paling banyak dikembangkan di Indonesia adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), sebanyak 35 pembangkit listrik jenis ini terdapat di seluruh Indonesia. Dari 35 pembangkit listrik tenaga air yang ada di Indonesia, Pembangkit Listrik Tenaga Air yang paling besar dan menghasilkan energi listrik dalam jumlah besar adalah PLTA yaitu PLTA Cirata yang terdapat di Propinsi Jawa Barat dengan 8 unit pembangkit yang masing-masing menghasilkan energi listrik sebesar 126 MW dan jumlah energi listrik yang dibangkitkan yaitu 1.008 MW. Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air di Indonesia adalah menghasilkan 70.000 MW listrik per harinya. Pembangkit Listrik Tenaga Air ini banyak dikembangkan karena letak geografis Indonesia yang dikelilingi dengan lautan. Disamping itu, di Indonesia banyak terdapat sungai-sungai kecil yang bermuara sampai ke sungai besar, ini patut dibuatkan dam (bendungan) dan membangun reservoir untuk mengalirkan air ke turbin sehingga dapat dibangkitkan menjadi energi listrik. Selain itu air merupakan renewable energy yaitu energi yang dapat diperbaharukan, serta jumlahnya melimpah dan tidak akan habis-habis.



 
Gambar 1 PLTA Cirata

Keunggulan Pembangkit Listrik Tenaga Air umumnya terlihat jelas dari sisi ekonomidan lingkungan. Secara ekonomis, walaupun memerlukan bendungan, ternyata PLTA memiliki biaya produksi yang relatif rendah. Selain itu PLTA pun umumnya memiliki umur yang panjang, yaitu 50-100 tahun. Bendungan yang digunakan pun biasanya dapat sekaligus digunakan untuk kegiatan lain, seperti irigasi atau sebagai cadangan air dan pariwisata. Sedangkan dari segi lingkungan berkurangnya emisi karbon akibat digunakannya sumber energi bersih seperti air, jelas merupakan kontribusi berharga bagi lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar